Menanamkan Nilai Antikorupsi Melalui Permainan “Make a Match” pada Masa Orientasi Madrasah

Dalam upaya membangun generasi yang lebih berintegritas dan memiliki karakter anti korupsi sejak dini, Madrasah XYZ mengadakan kegiatan pendidikan antikorupsi melalui permainan “Make a Match” selama masa orientasi siswa baru. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus melatih siswa untuk tampil percaya diri.

Sebelum memulai permainan, para siswa diberikan penjelasan tentang sembilan nilai anti korupsi yang menjadi dasar dari permainan ini. Sembilan nilai tersebut meliputi: Menunjukkan kebenaran dalam perkataan dan perbuatan.Mengandalkan kemampuan sendiri tanpa tergantung pada orang lain.Menyelesaikan tugas dengan baik dan menanggung akibatnya.Berani menghadapi tantangan dan mengambil risiko.Hidup dengan cara yang tidak berlebihan.Memperhatikan dan membantu orang lain.Mentaati peraturan dan berperilaku tertib.Memperlakukan semua orang dengan setara dan sesuai dengan haknya.Berusaha maksimal dalam melakukan tugas dan mencapai tujuan.

Setelah memahami sembilan nilai tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan contoh kasus yang berkaitan dengan situasi sehari-hari di mana nilai-nilai anti korupsi dapat diterapkan. Tugas mereka adalah mencocokkan setiap contoh kasus dengan nilai yang sesuai.

 

Contoh kasus yang diberikan beragam, mulai dari situasi di sekolah, keluarga, hingga masyarakat. Misalnya, sebuah kasus tentang seorang siswa yang menemukan dompet di jalan. Kelompok tersebut harus menentukan nilai mana yang paling relevan dengan tindakan yang seharusnya diambil dalam situasi tersebut, seperti nilai kejujuran untuk mengembalikan dompet kepada pemiliknya.

 

Permainan ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep antikorupsi secara teori, tetapi juga melatih mereka untuk berpikir kritis dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata. Selain itu, dengan bekerja dalam kelompok, siswa belajar untuk berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang lain, yang juga merupakan bagian penting dari pengembangan karakter mereka.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil di depan teman-temannya saat mereka mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka dan kemampuan berbicara di depan umum.

Pendekatan yang kreatif seperti permainan “Make a Match” ini sangat efektif dalam mengajarkan nilai-nilai antikorupsi kepada siswa. Dengan melibatkan mereka secara aktif dalam proses pembelajaran dan memberikan contoh kasus yang relevan, siswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai penting ini. Harapannya, generasi muda yang berintegritas dan anti korupsi akan tumbuh dan berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.

MTsN 6 Bantul Kenalkan Jajan Sehat kepada Siswa Baru

Dok.pri

Bantul, 16 Juli 2024 — Dalam rangka Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama), seluruh siswa kelas VII MTsN 6 Bantul yang berjumlah 192 siswa diperkenalkan dengan program jajan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi.

Guru pengampu materi makanan sehat, Rusmiyati dan Sutarti, memaparkan berbagai jenis makanan sehat yang sebaiknya dikonsumsi oleh para siswa. Mereka menjelaskan manfaat dari berbagai makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang baik untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh.

Para siswa tampak antusias mengikuti penjelasan dari kedua guru tersebut. Mereka tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga diberi kesempatan untuk mencicipi beberapa contoh jajan sehat yang disediakan. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.

Selain memberikan materi tentang makanan sehat, kegiatan ini juga dilengkapi dengan berbagai permainan edukatif yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Para siswa diajak berpartisipasi aktif dalam permainan tersebut, yang semakin menambah semangat mereka dalam mengikuti kegiatan.

Kepala MTsN 6 Bantul, Mafrudah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan ini. “Kami berharap dengan adanya program ini, siswa-siswa kami dapat lebih bijak dalam memilih makanan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar beliau.(rus)

Siswa Baru MTsN 6 Bantul Ikuti Launching Aplikasi dan Pemaparan Materi GEPLAK MADU

Menyaksikan Bersama Launching Aplikasi GEPLAK MADU (dok.put)

Bantul, (MTs Negeri 6 Bantul) — Siswa baru MTs Negeri 6 Bantul mengikuti launching dan pemaparam materi Gerakan Lapor Kekerasan Aman Perundungan (GEPLAK MADU) pada hari pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) melalau Zoom Meeting, pada Senin (15/07/2024). Acara menyaksikan launching dan pemaparan materi tersebut melalui Zoom meeting berlangsung di Musholla MTs Negeri 6 Bantul tersebut dihadiri oleh para siswa baru, guru, dan kepala madrasah.

GEPLAK MADU merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya melaporkan segala bentuk kekerasan dan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah/madrasah. Program ini juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi semua siswa.

Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Mafrudah, memberikan apresiasi tertinggi dengan adanya materi ini dalam kegiatan MPLS. “Kami berharap melalui program GEPLAK MADU, siswa baru dapat lebih berani melaporkan tindakan kekerasan dan perundungan yang mereka alami atau saksikan, kami ingin menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi semua siswa,” ujar Mafrudah.

Aplikasi GEPLAK MADU di launching langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto. Sedangkan pemaparan mengenai aplikasi GEPLAK MADU disampaikan oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Retno Yuli Astuti. Para siswa diajarkan cara mengenali tanda-tanda kekerasan dan perundungan, serta langkah-langkah yang harus diambil jika mereka mengalami atau menyaksikan kejadian tersebut dengan menggunakan aplikasi GEPLAK MADU.

Dengan diadakannya program GEPLAK MADU ini, diharapkan siswa MTs Negeri 6 Bantul dapat lebih peka terhadap isu kekerasan dan perundungan, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan madrasah yang lebih aman, nyaman, dan harmonis. (put)

Masa Orientasi Madrasah, Pengenalan Pendidikan Anti Korupsi di MTsN 6 Bantul

Dok.pri

MTsN 6 Bantul telah mengadakan acara pengenalan pendidikan anti korupsi bagi siswa kelas VII. (16/04/24). Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya integritas dan kejujuran sejak dini. Kepala Madrasah, Mafrudah, sangat mendorong kegiatan ini sebagai upaya untuk menciptakan generasi muda yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan ini dimulai dengan orientasi mengenai apa itu korupsi dan dampak negatifnya bagi masyarakat dan negara. Para siswa diberikan pemahaman mendalam tentang berbagai bentuk korupsi dan bagaimana mengidentifikasinya. Beliau menekankan bahwa memahami korupsi sejak dini adalah langkah penting untuk mencegahnya di masa depan.

Selanjutnya, para siswa terlibat dalam berbagai permainan yang mengajarkan nilai-nilai anti korupsi. Permainan ini dirancang untuk membuat siswa memahami pentingnya kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab. Dengan metode yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan nilai-nilai ini dapat tertanam kuat dalam diri para siswa.

Selain itu, acara ini juga melibatkan diskusi kelompok di mana siswa dapat berbagi pandangan dan pengalaman mereka terkait kejujuran dan integritas. Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan komitmen siswa terhadap nilai-nilai anti korupsi. Kepala madrasah berharap melalui diskusi ini, siswa dapat saling belajar dan menginspirasi satu sama lain.

Kepala Madrasah juga menyatakan bahwa pendidikan anti korupsi ini akan menjadi program berkelanjutan di MTsN 6 Bantul. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi madrasah lain dan berkontribusi pada upaya pencegahan korupsi di Indonesia. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, MTsN 6 Bantul bertekad untuk membangun generasi yang bersih dan berintegritas.

Evaluasi Matsama dan KBM Hari Pertama oleh Kepala MTsN 6 Bantul

Dok.pri

MTsN 6 Bantul memulai tahun ajaran baru 2024/2025 dengan sukses melalui evaluasi Matsama (Masa Ta’aruf Siswa) dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) hari pertama. Kegiatan ini dilaksanakan di Mushalla Al Hikmah dan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah (Kamad) Mafrudah. (16/07/24).

Fokus utama dalam evaluasi ini adalah sosialisasi pada tata tertib berbusana bagi siswa. Kamad  menekankan pentingnya penerapan tata tertib berbusana yang telah ditetapkan oleh sekolah. Untuk siswa putra, diingatkan agar selalu mengenakan peci saat berada di lingkungan madrasah. Sementara itu, untuk siswa putri diwajibkan mengenakan ciput sebagai bagian dari pakaian mereka.
Dalam evaluasinya, Mafrudah menyampaikan bahwa kepatuhan terhadap tata tertib berbusana adalah cerminan dari disiplin dan ketaatan siswa terhadap aturan yang berlaku. 

Hal ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan budaya madrasah yang baik. “Dengan berbusana yang rapi dan sesuai aturan, kita menunjukkan sikap hormat terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekolah,” ujar Mafrudah.
Selain membahas tata tertib berbusana, juga mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Matsama. Siswa baru mendapatkan pengenalan yang komprehensif mengenai lingkungan sekolah, mulai dari fasilitas, kegiatan ekstrakurikuler, hingga budaya yang ada di MTsN 6 Bantul.
KBM pada hari pertama juga berjalan lancar dengan partisipasi aktif dari para guru dan siswa. Materi pembelajaran disampaikan dengan baik sesuai kurikulum, dan siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Kepala madrasah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap kerjasama dan kedisiplinan yang ditunjukkan pada hari pertama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan sepanjang tahun ajaran. Dengan begitu, MTsN 6 Bantul dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter baik dan berakhlak mulia. (sur)

Siswa Baru MTsN 6 Bantul Ikuti Pembukaan MPLS/MATSAMA oleh Dinas Dikpora Kab. Bantul

Pembukaan MPLS oleh Bupati Bantul (dok.put)

Bantul, (MTs Negeri 6 Bantul) — MTs Negeri 6 Bantul mengikuti acara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti oleh siswa baru tahun ajaran 2024/2025 secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 15 Juli 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul dan dibuka secara resmi oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

Acara pembukaan MPLS yang bertempat di Mushola MTs Negeri 6 Bantul ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala madrasah, kepala TU, guru, pegawai, serta para siswa baru MTs Negeri 6 Bantul. Dalam sambutannya, Bupati Bantul menekankan pentingnya MPLS sebagai sarana bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah/madrasah dan mempersiapkan diri menghadapi proses pembelajaran yang lebih intensif di tingkat madrasah tsanawiyah. 

“Melalui MPLS ini, kami berharap para siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal teman-teman baru, dan memahami aturan serta budaya sekolah/madrasah masing-masing,” ujar Abdul Halim Muslih dalam sambutannya. Selain sambutan dari Bupati Bantul, acara pembukaan MPLS juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti saling sapa dengan sekolah dan madrasah serta adanya 3 materi yang disosialisasikan yaitu: GEPLAK MADU, sumbu filosofi, dan pendidikan kepramukaan. 

Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Mafrudah, menyampaikan harapannya agar para siswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS dengan semangat dan antusiasme. “Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para siswa, dan kami berharap mereka dapat memanfaatkan MPLS ini untuk mengenal lebih dekat lingkungan madrasah, sehingga dapat belajar dengan lebih nyaman dan efektif,” tuturnya.

MPLS di MTs Negeri 6 Bantul ini akan berlangsung selama 3 hari, dengan berbagai agenda yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Diharapkan melalui MPLS ini, para siswa baru dapat lebih siap dan termotivasi untuk memulai perjalanan pendidikan mereka di MTs Negeri 6 Bantul dengan penuh semangat. (put)

MTsN 6 Bantul Adakan Senam Bagi Guru dan Pegawai Guna Menjaga Kebugaran di Awal Tahun Pelajaran Baru

Kegiatan Senam Bersama (dok.put)

MTsN6, (MTs Negeri 6 Bantul) – Dalam rangka menjaga kebugaran dan semangat di awal tahun ajaran baru, guru dan pegawai MTs Negeri 6 bantul mengikuti kegiatan senam bersama di halaman madrasah. Kegiatan ini berlangsung padahari Jumat tanggal 12 Juli 2024 dengan suasana yang ceria dan penuh semangat.

Plh. MTs Negeri 6 Bantul, Basuki Rahmad, menyampaikan bahwa kegiatan senam ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik seluruh staf madrasah. “Kesehatan adalah modal utama untuk menjalankan tugas sehari-hari dengan baik, dengan senam pagi ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan dapat memulai tahun pelajaran baru dengan energi yang positif dan tubuh yang bugar,” ujar Basuki Rahmad.

Senam pagi yang dipandu oleh instruktur profesional ini melibatkan berbagai gerakan yang mudah diikuti oleh semua peserta. Dengan iringan musik yang energik, seluruh guru dan karyawan tampak antusias dan menikmati setiap gerakan senam. “Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar guru dan pegawai, selain menyehatkan tubuh, senam bersama seperti ini bisa meningkatkan kebersamaan dan kerja sama,” tambah Siti Maryatun, salah satu guru MTs Negeri 6 Bantul.

Kegiatan senam ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari upaya madrasah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh warganya. Selain itu, pihak madrasah juga merencanakan berbagai kegiatan olahraga lainnya untuk mendukung gaya hidup sehat di lingkungan madrasah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan pegawai MTs Negeri 6 Bantul dapat menjalani tahun ajaran baru 2024-2025 dengan semangat dan kesehatan yang prima, sehingga dapat memberikan yang terbaik dalam proses belajar mengajar. (str/put)

Keluarga Besar MTs N 6 Bantul Songsong Tahun Ajaran Baru 2024/2025 dengan Senam Bersama

Dok.pri

Bantul,12 Juli 2024 – Menyongsong tahun ajaran baru, keluarga besar MTs N 6 Bantul menggelar kegiatan senam bersama pada hari Jumat. Kegiatan ini diadakan di lapangan madrasah dan diikuti oleh  staf waka, guru, serta pegawai MTs N 6 Bantul.

Senam bersama ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan kebugaran jasmani seluruh warga madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk memulai tahun ajaran baru dengan penuh semangat dan energi positif.
Kepala TU MTs N 6 Bantul, Nur Latif, menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental dalam menghadapi tantangan belajar-mengajar di tahun pelajaran yang baru. “Dengan tubuh yang sehat, kita semua dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan lebih baik,” ujar beliau.
Para guru dan pegawai terlihat antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur profesional. Senyum dan tawa riang menghiasi wajah mereka, menunjukkan kegembiraan dan semangat baru untuk memulai tahun pelajaran yang akan datang.
Selain senam bersama, rangkaian kegiatan menyongsong tahun ajaran baru dengan sosialisasi program kerja madrasah untuk tahun ajaran baru.
Kegiatan ini diakhiri dengan makan snack bersama yang telah disiapkan oleh pihak madrasah. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh warga madrasah dapat menjalin hubungan yang lebih erat dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan harmonis.(stm)

MTsN 6 Bantul Songsong Tahun Pelajaran Baru dengan Koordinasi Masa Ta’aruf Madrasah

Dok.pri

Bantul, 12 Juli 2024 — Menyambut tahun pelajaran baru, MTsN 6 Bantul mengadakan rapat koordinasi untuk persiapan Masa Ta’aruf Madrasah (Matsama). Acara yang berlangsung di laboratorium komputer ini dihadiri oleh 36 guru dan 5 pegawai. Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa segala persiapan Matsama berjalan lancar dan sesuai rencana.

Dalam rapat tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Joko Setiawan, menyampaikan rencana kegiatan Matsama yang akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 15 hingga 17 Juli 2024. “Kegiatan Matsama ini sangat penting sebagai langkah awal bagi para siswa baru untuk mengenal lingkungan madrasah, budaya, serta tata tertib yang berlaku,” ujar Joko Setiawan.

Lebih lanjut, Joko  menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam madrasah untuk menciptakan suasana yang kondusif dan mendukung proses adaptasi siswa baru. “Semua guru dan pegawai harus berperan aktif dalam kegiatan ini, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa memberikan pengalaman pertama yang positif bagi siswa baru,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai kegiatan yang akan diadakan selama Matsama, seperti pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan keagamaan, dan aktivitas ekstrakurikuler. Setiap guru dan pegawai diberikan tanggung jawab masing-masing untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal dan tujuan yang telah ditetapkan.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh persiapan Matsama dapat berjalan dengan baik dan lancar. Para guru dan pegawai MTsN 6 Bantul menunjukkan semangat dan komitmen tinggi dalam menyambut siswa baru dan memberikan mereka pengalaman yang menyenangkan serta bermanfaat di awal tahun pelajaran baru.

Waka Kurikulum MTs N 6 Bantul Pimpin Pembagian Tugas Tahun Ajaran Baru 2024/2025

Dok.pri

Bantul, 12 Juli 2024 – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2024/2025, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTs N 6 Bantul,Rina Harwati, memimpin rapat pembagian tugas untuk seluruh tenaga pendidik dan staf waka. Rapat ini berlangsung di ruang laboratorium komputer pada hari Jumat.
Dalam sambutannya,Rina Harwati menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama yang baik antara seluruh elemen madrasah untuk mencapai target pendidikan yang telah ditetapkan. “Tahun ajaran baru membawa tantangan dan peluang baru. Kita harus siap dengan strategi dan rencana kerja yang matang agar dapat memberikan pendidikan terbaik bagi siswa-siswa kita,” ujarnya.
Rapat pembagian tugas ini mencakup penetapan guru wali kelas, penanggung jawab kegiatan ekstrakurikuler, serta pembagian mata pelajaran yang akan diampu oleh masing-masing guru. Setiap guru dan staf waka diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pertimbangan terkait penugasan mereka.
Para guru dan staf tampak antusias dan proaktif dalam diskusi tersebut, menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung kelancaran proses belajar-mengajar di tahun ajaran yang baru.Rina Harwati juga mengingatkan pentingnya fleksibilitas dan adaptabilitas dalam menghadapi dinamika yang mungkin terjadi selama tahun ajaran berlangsung.
Selain itu, dalam rapat ini juga dibahas program kerja dan inovasi kurikulum yang akan diterapkan, termasuk penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta peningkatan kualitas evaluasi dan penilaian siswa. Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
Rapat ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan tugas di tahun ajaran yang baru. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi dari seluruh warga madrasah, MTs N 6 Bantul optimis dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi di tahun ajaran 2024/2025.(stm)