Kepala MTsN 6 Bantul Ikuti Koordinasi Kepangkatan Integrasi Bagi Guru Pegawai

(Bantul-MTsN 6 Bantul) — partisipasi Kepala MTsN 6 Bantul dalam pertemuan koordinasi kepangkatan guru pegawai baru, yang diinisiasi oleh Kementerian Agama DI Yogyakarta, menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. (23/10/23). Rapat berlangsung di lantai III Kantor Kementerian Agama Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Jl. Sokonandi No 8 Yogyakarta. Dalam pertemuan ini, disampaikan bahwa guru pegawai harus mengisi Google form paling lambat pada tanggal 26 Oktober 2023. Langkah ini adalah salah satu upaya untuk memastikan transparansi dan akurasi data kepangkatan guru pegawai di wilayah tersebut.

Pentingnya mengecek data di MySAPK dan memastikan bahwa informasi yang tercantum benar, merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan kepangkatan guru pegawai sesuai dengan prestasi dan kontribusi yang telah diberikan. Kepala MTsN 6 Bantul dan rekan-rekan kepala madrasah lainnya di tingkat TK hingga Madrasah Aliyah, bersama-sama merespons panggilan ini dengan baik, menunjukkan komitmen kolektif mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Sistem perhitungan angka kredit yang ada sekarang ini akan dikonversikan menjadi sistem perhitungan angka kredit integrasi (PAK) Integrasi. Diharapkan sebelum akhir Desember 2023 guru pegawai harus mengganti PAK konvensional ke PAK integrasi. Pastikan data yang ada di MYSAPK sudah benar. Bagi guru pegawai dibawah golongan IV, tim penilainya ada di Kanwil Kemenag Yogyakarta. Golongan IV a,  tim penilainya dari pusat dan golongan IV b ke atas,  tim penilainya berada di Kemendikbud. 

Rapat ini tidak hanya dihadiri oleh kepala madrasah negeri, tetapi juga melibatkan kepala madrasah swasta, menandakan kerjasama yang baik antara berbagai lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Hal ini sejalan dengan semangat inklusif dan kolaboratif yang diperlukan dalam upaya meningkatkan pendidikan di Yogyakarta. Pembukaan rapat oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Abdul Su’ud menegaskan pentingnya peran koordinasi dari pihak berwenang dalam menjaga kualitas pendidikan. Dengan sinergi antara kepala madrasah, guru pegawai, dan kementerian agama, diharapkan langkah-langkah ini akan memperkuat sistem kepangkatan guru pegawai, sehingga pendidikan di wilayah ini dapat terus meningkatkan mutunya.

Pertemuan ini memberikan gambaran positif tentang keseriusan dan kerjasama yang terjalin dalam upaya mencapai pendidikan berkualitas di DI Yogyakarta, dan semoga akan menghasilkan manfaat yang signifikan bagi pendidikan di wilayah ini. (elw)

Tinggalkan Balasan