Tim Kwarda Pramuka DIY Lakukan Penilaian di MTsN 6 Bantul

(Bantul-MTsN 6 Bantul) – Gugus depan Pramuka menerima kehormatan besar dengan kunjungan tim penilai dari Kwarda Pramuka DIY pada Kamis (19/10/23). Kunjungan ini dipimpin oleh Kak Dijah, Kak Kamtiyono, Kak Ika Prasetyo (Kak Iped) dari Kwarda DIY, serta dihadiri oleh Supriyono Widodo dari Kwarcab Bantul, Pak Dwi Suharyono dari Kwarcab Bantul, dan Bu Sri Suharti dari DLH Bantul.

Kunjungan ini memiliki tujuan penting, yakni melakukan pemantauan terhadap gugus depan yang ramah lingkungan di MTsN 6 Bantul. Keberadaan tim penilai Kwarda Pramuka dan tamu dari Kwarcab Bantul dan DLH Bantul tentunya memberikan semangat dan dukungan dalam menjaga komitmen MTsN 6 Bantul terhadap prinsip-prinsip kelestarian lingkungan.

Kepala Madrasah,  Mafrudah, sangat bersemangat menyambut kunjungan ini dan mengharapkan hasil penilaian yang baik sebagai bentuk pengakuan atas upaya MTsN 6 Bantul dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung gerakan Pramuka. Semoga kunjungan ini menjadi langkah positif dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. (elw)

Edukasi Bersejarah, Siswa MTsN 6 Bantul Bertandang ke Obyek Sejarah Sumur Gumuling

(Bantul-MTsN 6 Bantul) – Kunjungan siswa kelas VII MTsN 6 Bantul ke Sumur Gumuling, yang terletak di jl. Jejeran Kedaton Pleret Bantul, adalah langkah edukasi yang patut diapresiasi.(20/10/23). Menurut koordinator pembelajaran Proyek Kurikulum Merdeka, Makmur Amrani,  membawa siswa-siswi ke situs sejarah ini adalah tindakan yang menunjukkan komitmen nyata untuk memperkaya proses pembelajaran.

Sumur Gumuling adalah salah satu peninggalan bersejarah yang berharga. Melalui kunjungan ini, siswa-siswi dapat merasakan sendiri atmosfer sejarah dan budaya yang melekat pada tempat ini. Mereka memiliki kesempatan untuk memahami aspek-aspek penting dari sejarah dan memahami bagaimana masa lalu membentuk identitas kita sebagai bangsa.

Edukasi bersejarah seperti ini memiliki dampak jangka panjang yang berharga. Selain memperluas pengetahuan siswa, kunjungan ini juga membantu mereka merasakan nilai-nilai warisan budaya yang perlu dijaga dan dihormati. Ini adalah langkah yang dapat membantu membentuk warga negara yang sadar akan sejarah dan budaya bangsanya.

Kepala madrasah Mafrudah mengelaborasi, “pembelajaran proyek Kurikulum Merdeka MTsN 6 Bantul merupakan salah satu upaya  dalam memperkaya pendidikan siswa.”. “Semoga inisiatif semacam ini terus tumbuh dan diadopsi oleh lembaga pendidikan lainnya, sehingga generasi muda kita akan terus terhubung dengan akar sejarah dan budaya yang kaya”, jelas Mafrudah. (elw)

Kepala MTsN 6 Bantul Ikuti Koordinasi Kepangkatan Integrasi Bagi Guru Pegawai

(Bantul-MTsN 6 Bantul) — partisipasi Kepala MTsN 6 Bantul dalam pertemuan koordinasi kepangkatan guru pegawai baru, yang diinisiasi oleh Kementerian Agama DI Yogyakarta, menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. (23/10/23). Rapat berlangsung di lantai III Kantor Kementerian Agama Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Jl. Sokonandi No 8 Yogyakarta. Dalam pertemuan ini, disampaikan bahwa guru pegawai harus mengisi Google form paling lambat pada tanggal 26 Oktober 2023. Langkah ini adalah salah satu upaya untuk memastikan transparansi dan akurasi data kepangkatan guru pegawai di wilayah tersebut.

Pentingnya mengecek data di MySAPK dan memastikan bahwa informasi yang tercantum benar, merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan kepangkatan guru pegawai sesuai dengan prestasi dan kontribusi yang telah diberikan. Kepala MTsN 6 Bantul dan rekan-rekan kepala madrasah lainnya di tingkat TK hingga Madrasah Aliyah, bersama-sama merespons panggilan ini dengan baik, menunjukkan komitmen kolektif mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Sistem perhitungan angka kredit yang ada sekarang ini akan dikonversikan menjadi sistem perhitungan angka kredit integrasi (PAK) Integrasi. Diharapkan sebelum akhir Desember 2023 guru pegawai harus mengganti PAK konvensional ke PAK integrasi. Pastikan data yang ada di MYSAPK sudah benar. Bagi guru pegawai dibawah golongan IV, tim penilainya ada di Kanwil Kemenag Yogyakarta. Golongan IV a,  tim penilainya dari pusat dan golongan IV b ke atas,  tim penilainya berada di Kemendikbud. 

Rapat ini tidak hanya dihadiri oleh kepala madrasah negeri, tetapi juga melibatkan kepala madrasah swasta, menandakan kerjasama yang baik antara berbagai lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Hal ini sejalan dengan semangat inklusif dan kolaboratif yang diperlukan dalam upaya meningkatkan pendidikan di Yogyakarta. Pembukaan rapat oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Abdul Su’ud menegaskan pentingnya peran koordinasi dari pihak berwenang dalam menjaga kualitas pendidikan. Dengan sinergi antara kepala madrasah, guru pegawai, dan kementerian agama, diharapkan langkah-langkah ini akan memperkuat sistem kepangkatan guru pegawai, sehingga pendidikan di wilayah ini dapat terus meningkatkan mutunya.

Pertemuan ini memberikan gambaran positif tentang keseriusan dan kerjasama yang terjalin dalam upaya mencapai pendidikan berkualitas di DI Yogyakarta, dan semoga akan menghasilkan manfaat yang signifikan bagi pendidikan di wilayah ini. (elw)

Tumbuhkan Nilai Sila Pancasila, MTsN 6 Bantul Gelar HKP

Bantul (MTsN 6 Bantul) – Hari Kesaktian Pancasila adalah momen untuk menghormati dan mengenang seluruh pahlawan yang telah gugur dalam melindungi Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 01 Oktober guna merefleksikan arti kesaktian Pancasila dan pentingnya menjaga dan mempertahankan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya untuk menyatukan cita-cita Indonesia. 

Mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MTsN 6 Bantul berlangsung khidmat dan lancar pada hari Minggu (1/10/2023). Upacara dilaksanakan pukul 07.00 WIB bertempat di halaman madrasah dan diikuti seluruh siswa, guru, dan pegawai dengan Pembina Upacara Kepala Tata Usaha Nasikhun Amin. 
Dalam amanat pembina upacara, Nasikhun Amin menegaskan untuk menanamkan dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari khususnya di Madrasah tercinta. 
“Pada hari Ahad, 1 Oktober 2023, bangsa Indonesia secara serentak memperingati hari yang penuh sejarah yaitu Hari Kesaktian Pancasila. Tidak terkecuali MTsN 6 Bantul ikut memperingati dengan melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti guru, pegawai dan siswa. Kegiatan ini penting untuk memantapkan Pancasila sebagai ideologi bangsa karena di era globalisasi ini nilai-nilai Pancasila perlu dilestarikan karena di dalamnya terdapat nilai-nilai kepribadian bangsa yang luhur,” tambahnya. 
Hal senada disampaikan pula oleh Kepala Madrasah, Mafrudah. “Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini kami harap para siswa dapat memahami pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara dan menghindari ideologi-ideologi ekstrem yang dapat mengancam kestabilan negara,“ tegasnya. (bel/elw)