Uswatun Khasanah Siswa MTsN 6 Bantul Duduki Posisi Kedua Lomba Khitobah Tingkat DIY-Jateng

 

Uswatun Khasanah kembali mencuat namanya di panggung kejuaraan pada acara yang diselenggarakan oleh MAN 3 Sleman bertajuk MARS #1 (Mayoga Ramadhan Festival)#1. Siswa yang kini duduk di kelas IX itu sangat pandai mengatur waktu untuk ujian dan pengembangan bakat di bidang seni berbicara atau khitobah. Setelah berjuang menghafalkan naskah berjudul Hikmah Puasa, ia akhirnya menduduki posisi kedua setelah MTsN 1 Temanggung. Sementara urutan ketiga diduduki oleh siswa yang berasal dari MTs Miftahunnajah Semarang. Uswatun Khasanah pada even sebelumnya berhasil menduduki posisi ketiga setelah bersaing dengan lawan tandingnya dari DIY-Jateng dalam even MIC (Mandaya Islamic Competition) MAN 2 Yogyakarta.

Kepala MTs Negeri 6 Bantul angkat topi atas raihan prestisius ini. “Selamat Uswatun. Ajakan-ajakan indah yang dia lantunkan melalui pidato membawa pesan berharga. Di tengah keprihatinan masyarakat yang mengetahui para pemuda enggan melakukan ibadah puasa, dia ajak mereka untuk memahami hikmahnya. Sungguh sebuah sikap yang patut diapresiasi. Apalagi dalam mengajak Nak Uswatun menyampaikannya dengan cara memukai, damai, dan dipadu dengan penyampaikan salawat di akhir pidatonya. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri, sehingga layak dan pantas jika ia meraih predikat terbaik kedua,” ungkap Mafrudah.

Keikutsertaan lomba dilaksanakan secara daring dengan mengirimkan rekaman pidato melalui link google drive yang disediakan oleh panitia. Setelah melalui tahap penjurian akhirnya pada Senin (18/4) melalui akun youtube Mayoga Net MAN 3 Sleman pengumuman kejuaraan disampaikan. “Alhamdulillah, tak sia-sia saya melakukan take video di tengah padatnya try out ASPD dan persiapan mengikuti AMT. Berkat doa kedua orang tua dan bimbingan guru akhirnya saya bisa mempersembahkan yang terbaik untuk madrasah,” tutur Uswatun saat diwawancara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.